Nekat Abaikan Prokes, Sekumpulan ABG kena Teguran dari Polisi 

by -0 views

Lombok Utura – Semarak Bulan Suci Ramadhan 1442H di warnai dengan sekelompok Anak Baru Gede (ABG) mendapat teguran dan imbauan oleh Jajaran Polres Lombok Utara dari Satuan Reserse Kriminal, mereka kedapatan tengah asyik nongkrong di trotor jembatan Belly, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, tanpa memakai masker dan menjaga jarak.

Saat di konfirmasi Kapolres Lombok Utara AKBP Feri Jaya Satriansyh, SH., melaui Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Lombok Utara IPDA I Wayan Cipta Naya, SH., Kita sisir sepanjang jalur dari Kecamatan Gangga sampai di Kecamatan Pemenang, kita temukan ada yang tidak mematuhi prokes (Protokol Kesehatan), kita berikan tegur dan kita imbau mereka, adik-adik ABG ini tidak pakai masker dan berkumpul tidak menjaga jarak, ujar Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Lombok Utara IPDA I Wayan Cipta Naya, SH., (21/04/2021).

IPDA I Wayan Cipta Naya, SH., mengatakan patroli tersebut dilakukan secara intensif di lokasi dan jam-jam rawan di sepanjang jalur mulai dari Kecamatan Gangga hingga ke Bangsal dan Pemenang. Kegiatan ini dilakukan guna menciptakan harkamtibmas selama Bulan Ramadhan 1442H mengingat program Kampung Sehat 2 yang diinisiasi Kapolda NTB, Irjen Pol. Mohammad Iqbal tengah di gelorakan oleh Polres Lombok Utara kepada masyarakat untuk bisa memutus penyebaran Covid-19.

Selama patroli kami selalu mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan, terangnya.

Jadi kami lebih mengedepankan persuasif dan humanis, kami ingin kesadaran akan pentingnya prokes ini tumbuh dari dalam diri masyarakat dan masyarakat harus menanamkan pada diri masing-masing, bahwa pandemi Covid-19 ini bisa kita lawan kalau kita taat akan prokes, ujarnya.

Sudah kami sosialisaskan kepada masyarakat melalui bhabinkamtibmas di 43 Desa Se-Kabupaten Lombok Utara agar masyarakat bisa mematuhi prokes dengan cara 5M ( Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan pakai sabun di air mengalir, Membatasi Mobilisasi dan Interaksi serta menghindari kerumunan), jelasnya.

Cipta menjelaskan patroli itu juga dimaksudkan untuk mengantisipasi 3C ( Curanmor, Curat dan Curas ) di jam-jam rawan saat masyarakat tengah menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadhan. “kami ingin Kabupaten Lombok Utara tetap aman, dan kondusif hingga masyarakat dapat beribadah dengan nyaman, tutup Cipta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *