Polres Lotim Periksa Dua Terduga Pengoplos LPG, Penyebab Kebakaran Poskesdes Teko.

HUKRIMNTB.COM | LOMBOK TIMUR – Polres Lombok Timur telah mengantongi bukti kuat penyebab kebakaran di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Teko, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur.

Polsek Pringgabaya mengamankan ratusan tabung gas Elpiji yang diduga sebagai penyebab kebakaran Poskesdes Teko pada Minggu (6/8/2023) dini hari itu.

Kapolsek Pringgabaya, AKP Totok Suharyanto, S.H., mengungkap temuan tabung Elpiji di halaman samping bangunan Poskesdes.

“Ditemukan fakta tabung gas 3 Kg Subsidi sebanyak 240 tong dan 12 Kg sebanyak 30 tong hangus terbakar,” ucapnya, Minggu (6/8/2023).

Diceritakannya, hasil olah TKP mengungkapkan bahwa ditemukan 4 tong tabung gas Elpiji 3 Kg yang pecah.

Lokasi Tempat kejadian kebakaran poskesdes di Desa Teko, Kec.Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur.

Atas temuan tersebut, pihak kepolisian menduga ada praktik oplosan gas elpiji.

Dugaan semakin kuat, dengan ditemukannya bekas sisa regulator yang terbakar yang digunakan untuk mengisi ulang Elpiji 3 Kg ke 12 Kg.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nikolas Osman juga telah mengumpulkan sejumlah saksi dan diinterogasi langsung pihak kepolisian.

Saksi pertama WH (41) mengakui bahwa ia membeli tabung gas 3 Kg di warung Desa Teko dan kemudian ditampung di halaman samping Poskesdes.

Tabung gas Elpiji 3 kg tersebut kemudian dioplos ke Tabung Gas 12 Kg bersama dengan 2 temannya yakni K atas perintah dari W warga Kabupaten Sumbawa Barat.

Setelah selesai dioplos, tabung gas 12 Kg dipindahkan dengan cara digelindingkan menuju truk untuk dinaikkan.

“Pada saat dinaikkan ke truk posisi saksi saat itu sedang berada di dalam rumah Poskesdes dan rencananya tabung gas 12 Kg tersebut akan dikirim ke Sumbawa Barat dan dari keterangan Saksi bahwa kegiatan tersebut tidak memiliki ijin usaha,” ungkap Nikolas.

Nikolas menguraikan pemindahan tabung gas yang sudah dioplos menuju truk dengan cara digelindingkan di tanah itu memicu percikan api.

Tabung gas 12 Kg tersulut sehingga api membesar dan memicu ledakan ledakan.

“Kami telah mengamankan dan menyerahkan pemilik tabung gas yang mengakibatkan Poskesdes terbakar.

“Para pengoplos tabung gas subsidi 3 kg ke 12 kg tersebut kita serahkan kasusnya kepada Unit Tipiter,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *