
MATARAM – Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrullah, SIK., rutin melaksanakan Safari Kamtibmas dan Jumat Curhat yang dirangkaikan dengan pemberian bingkisan sembako kepada warga masyarakat yang kurang mampu.
Safari sekaligus jumat curhat adalah salah satu upaya mempererat hubungan sosial kemasyarakatan antara Polri dengan masyarakat dan para tokoh agama.
Dengan upaya ini diharapkan akan tercipta sinergi dalam menjaga dan memelihara keamanan dan kondusifitas di tengah masyarakat terlebih menjelang pemilu 2024.
“Safari kamtibmas dan jumat curhat ini disamping sebagai kegiatan silaturahmi dengan para tokoh agama dan masyarakat, juga sebagai upaya Cooling System Ops Mantap Brata 2023-2024 yang dilakukan Polsek Sandubaya,” ujar Nasrullah usai melaksanakan safari di Masjid Nurul Huda, lingkungan Rungkang Jangkuk, Kelurahan Sayang-sayang, Jumat (29/12).
Pada kesempatan safari kamtibmas dan jumat curhat ini, Nasrullah mengimbau dan mengajak masyarakat agar dalam menyambut pesta demokrasi pada 2024 mendatang., situasi lingkungan harus tetap terpelihara kondusif. Kemudian pada tahapan kampanye seperti saat ini masyarakat agar betul-betul menerima informasi yang benar dari para Caleg yang selanjutnya akan dikaji dan dipilah-pilah sesuai kebenaran dan faktanya.
Kemudian yang harus diperhatikan dan dijaga yaitu masyarakat atau oknum siapapun tidak boleh memaksa kehendak masyarakat untuk berada dalam satu pilihan karena itu akan mengganggu ketertiban umum disamping menyalahi aturan.
“Jadi kita tidak boleh memaksa seseorang untuk memilih salah seorang yang kita inginkan. Kita harus bisa menerima perbedaan pilihan baik dalam Pileg maupun Pilpres antara satu dan yang lainnya. Perbedaan ini demi kemajuan kita bersama,” tegasnya.
Disamping Himbauan terkait pemilu, Nasrullah juga mengajak masyarakat agar sama-sama membentengi diri dan keluarga dari narkotika yang dapat merusak masa depan anak dan diri kita.
Dalam memelihara harkhamtibmas, masyarakat diharapkan untuk berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian mana kala terjadi suatu permasalahan di masyarakat.
“Diharapkan masalah yang terjadi di lingkungan masyarakat bisa diselesaikan di tingkat lingkungan ataupun di kelurahan sehingga tidak sampai membesar hingga ke proses hukum,” tutupnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian bingkisan sembako kepada masyarakat kurang mampu yang berada di lingkungan tersebut.












