Daerah  

Polairud Polda NTB Amankan Kapal Yang Di Duga Timbun 544 Ribu Liter BBM Di Labuhan Haji Lombok Timur

Hukrimntb.com  |  Lombok Timur – Sebanyak 544 ribu liter Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang dibawa dua kapal diduga ilegal, di wilayah Pelabuhan Labuan Haji, Kabupaten Lombok Timur, di amankan Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara, (Dit Polairud) Polda NTB.

Kapal yang diduga ilegal tersebut di amankan Dit Polairud, lantaran diduga membawa ribuan liter BBM jenis solar.

Di ketahui sebelumnya kapal yang digunakan mengangkut BBM itu merupakan kapal angkutan ikan.

Hal ini di benarkan pula oleh Kapolsek Labuhan Haji, Iptu Abdus Syukur saat di Konfirmasi Jumat (16/9/2022).

Ratusan ribu liter BBM jenis solar tersebut, diketahui dibawa oleh dua kapal yang diduga milik PT Tripta Nusantara. Dua kapal tersebut masing-masing membawa 272.400 liter, dengan total muatan keduanya sebanyak 544.800 liter BBM jenis solar.

“Kapal pertama dengan nama Anggun Nusantara, sementara satu kapalnya dengan nama Harima. Pada saat bongkar muat langsung diambil alih oleh Pol Airud,” ucapnya.

Pengamanan tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto, ia mengatakan, kapal diduga ilegal tersebut ditindak oleh Dit Polairud, lantaran diduga membawa BBM yang disembunyikan di kapal ikan.

“Memang betul, kemarin kami lakukan penindakan terhadap diduga pelaku yang membawa dan melakukan pengisian ratusan ribu liter BBM,” katanya.Masih kata Artanto, kepada terduga pelaku kini masih dilakukan penyelidikan dan pendalaman. Namun dikatakannya, pada saat diamankan, BBM tersebut disembunyikan di kapal ikan.

“Tankernya sedang kami amankan di pelabuhan Labuan Haji, Lombok Timur,” imbuhnya.

Disebutkan Artanto, saat ini pihak Dit Polairud tengah melalukan pendalaman, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi, serta gelar perkara.

“Kami harus dalami, mulai dari kemana BBM itu dibawa, apakah akan dijual, dijualnya berapa, dan informasi-informasi lain kami akan dalami,” sambunhnya.

Ditegaskan Kabid Humas, dua kapal tersebut diketahui berasal dari perusahaan PT Cahaya Petro Energy, Palembang.

“Apakah ada unsur tindak pidana atau tidak, kami masih dalami,” pungkasnya.Kapal milik PT Cahaya Petro Energy yang di duga menimbun BBM bersandar di tengah laut di perairan Labuhan Haji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *