HUKRIMNTB.COM  |  LOMBOK TIMUR – Maraknya isu penculikan anak yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Barat ( NTB), menyebabkan terjadinya keresahan di tengah masyarakat, hal ini mendapat reapon dari Kapolres Lombok Timur AKBP Herry Indra Cahyono.

Menyikapi isu isu tersebut, Kapolres Lotim memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak resah dan tidak terpancing dengan isu isu yang menyesatkan ( Hoax).

” Itu isu hoax, masyarakat tak perlu resah,” Ucap Herry usai melakukan pertemuan dengan toga toma, angota Linmas dan BKD se kecamatan Selong, di Polsek Selong, Jumat (3/1)

Dakam himbauannya Kapolres mengajak masyarakat untuk meningkatkan pengawasan bago orang tua terhadap anak yang berkegiatan di luar rumah, orang tya agar memberikan pengertian kepada anak agar tidak berintraksi dengan orang yang tidak dikenal saat berada di luar rumah.

Selain itu Kapolres juga mengimbau agar anak saat berada di luar rumah, tidak menggunakan perhiasan yang mencolok dan dapat menarik perhatian pelaku kejahatan, dan masyarakat (ortu) tidak panik dan resah terhadap adanya isu penculikan.

” Ketika warga melihat ada orang yang mencurigakan, maka segera laporkan ke RT, RW, atau ke petugas kepolian, jangan main hakim sendiri,” katanya.

Selain itu Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak ikut menyebar luaskan berita bohong (hoax) terkait isu penculikan anak tersebut, khususnya di media sosial maupun apkikasi pesan instan yang dapat menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

” masyarakat jangan sebar isu hoax di medsos maupun pesan instan,” imbaunya