Lombok Utara, Polda NTB – Kepolisian Resor Lombok Utara, Kegiatan Anggota Sipropam Polres Lombok Utara melaksanakan Pengamanan dan pengawasan serta pengecekan langsung Personil Polres Lombok Utara yang sedang melaksanakan operasi penertiban kendaraan dan yang terlibat Sprin Operasi Patuh Rinjani-2023, bertempat di Dusun Klui Desa Malaka Kecamatan Pemenang KLU, Sabtu 15/07/2023
Kegiatan Operasi Patuh Rinjani-2023 tersebut di laksanakan bersama dengan instansi samping baik dari TNI dan Dishub Kabupaten Lombok Utara yang di Pimpin langsung oleh KBO Sat Lantas Polres Lombok Utara Iptu Andi Kusnadi.
Sasaran prioritas operasi patuh Rinjani 2023 ini adalah penertiban pengendara baik R2 ataupun R4 yang tidak mematuhi aturan berlalulintas saat berkendara, seperti R2 yang berboncengan lebih dari satu orang, berkendara melebihi batas kecepatan, pengendara yang masih dibawah umur, dan tidak menggunakan HP pada saat berkendara.
Terlebih lagi pengendara yang tidak menggunakan Helm Standar (SNI) serta R4 yang tidak menggunakan Safety Belt (Sabuk Pengaman).
Sebagai pelaksana pengawasan terhadap anggota dengan hadirnya anggota Sipropam Polres Lombok Utara di harapkan agar anggota yang melaksanakan kegiatan meningkatkan kedisplinan dan bekerja sesuai SOP yang sudah di tentukan.
Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, SIK., MH melalui Kasi Propam Polres Lombok Utara AKP I Nyoman Suardika di sela-sela kegiatannya membenarkan tentang kegiatan yang di laksanakan oleh anggota Polres Lombok Utara melaksanakan Pengamanan dan pengawasan serta Pengecekan langsung Personil Polres lombok Utara yang sedang melaksanakan operasi penertiban kendaraan dan yang Terlibat Sprin Operasi Patuh Rinjani-2023, bertempat di Jalan Raya Dusin Klui Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara
Kasi propam juga menambahkan kegiatan pengawasan tersebut akan trus di laksanakan agar personil anggota Polres Lombok Utara yang melaksanakan kegiatan sesuai dengan SOP saat bertindak di lapangan.dengan harapan semoga kegiatan Operasi Patuh Rinjani-2023 dapat berlangsung dengan aman dan tidak terjadi kesalah pahaman dengan masyarakat nantinya, ucap Kasi Propam












