NTB  

Polresta Mataram Ungkap 80 Kasus Tindak Pidana 3C

MATARAM – Polresta Mataram beserta Polsek Jajaran berhasil ungkap 80 kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas), Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dan kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor).

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil dari Operasi Jaran Rinjani 2023 sejak tanggal 31 Juli hingga 13 Agustus 2023.

Dari 80 Kasus tersebut terdapat 88 tersangka yang saat ini telah diamankan oleh masing-masing unit Reskrim jajaran Polresta Mataram.

Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH., menjelaskan bahwa Operasi Jaran Rinjani 2023 bukan hanya berlangsung di Polda NTB, namun diseluruh daerah ini bertujuan untuk menciptakan Harkamtibmas di tengah masyarakat serta memberikan kenyamanan dan keamanan dalam masyarakat dengan meminimalisir perkara-perkara pencurian yang sering kita sebut Kasus 3C (Curat, Curas dan Curanmor).

Namun menurutnya, apapun yang dilakukan Kepolisian tidak akan sempurna bila tanpa keikutsertaan seluruh Stekholder yang ada dan yang paling penting Masyarakat.

“Kami sadar Polisi tidak akan mampu bekerja sendiri untuk menciptakan Harkamtibmas ini, akan tetapi butuh kerja sama kita semua termasuk masyarakat,”tutupnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Mataram dalam komentarnya ke 80 kasus yang berhasil diungkap oleh Polresta Mataram dan Polsek Jajaran dengan mengamankan 88 Tersangka tersebut terdiri dari Curas 9 Kasus dengan 13 tersangka, Curat 68 Kasus dengan 72 tersangka dan Curanmor 3 kasus dengan 3 tersangka.

Dari seluruh kasus yang diungkap diamankan barang bukti berupa 1 unit Plastyson, 57 unit Hp, 11 unit R2, 2 buah Mesin Air, 1 buah pakaian, 1 buah dompet, 1 buah Kris, 3 lembar Surat-surat, 1 buah Helm, 1 stek alat mikup, 1 buah TV, sejumlah uang tunai, 1 unit Laptop, 2 tabung gas 3 Kg, 1 buah tang serta 1 unit R4.

Kepada tersangka pada masing-masing Kasus dikenakan pasal 365, 362, 363 atau 480 KUHP, ancamannya paling rendah 4 tahun penjara.

“Jumlah ini terjadi penurunan kurang lebih 4 kasus jika dibandingkan Operasi Jaran Rinjani yang dilakukan tahun lalu,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *