MATARAM — Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Objek Vital yang bertugas untuk Operasi Cipta Mandalika 2026 telah mematangkan pemetaan (mapping) pengamanan di sejumlah titik krusial jelang internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026.
Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda NTB, AKBP I Wayan Budiarsa, menjelaskan bahwa fokus pengamanan objek vital mencakup tiga area utama, yakni pintu masuk pelabuhan (Pelabuhan Lembar dan Gili Mas), Bandara Internasional Lombok (BIZAM), serta sejumlah hotel akomodasi para pembalap (riders) dan kru resmi.
“Pengamanan hotel tidak hanya dipusatkan di kawasan Mandalika, tetapi juga mencakup hotel-hotel penyangga di Lombok Barat dan Kota Mataram. Mengingat banyaknya warga asing serta pembalap internasional yang menginap, personel yang disiagakan di area hotel telah dibekali keterampilan khusus, salah satunya penguasaan bahasa asing,” ujar Wayan Budiarsa.
Budiarsa melanjutkan untuk mengamankan seluruh objek vital tersebut, nantinya akan diterjunkan sekitar 70 personel gabungan.
“Jumlah ini terdiri dari personel organik Polda NTB dan BKO Mabes Polri (Baharkam) sebanyak 30 personel yang terbagi atas Polisi Pariwisata (Polpar) dan Polisi Satwa (Poldasat/K-9),” lanjutnya.
Selain personil, Budiarsa mengatakan akan ada alat yang dibutuhkan saat pengamanan yang diperbantukan langsung dari Mabes Polri.
“Kita menyadari bahwa terbatas kita punya alat, alhamdulillah sudah dipenuhi dari Mabes Polri,” kata Budiarsa.
Selain itu, Budiarsa menegaskan akan mempersempit ruang gerak pihak yang berpotensi mengganggu keamanan. “Kami menyiagakan peralatan deteksi khusus, termasuk unit X-Ray perbantuan dari Baharkam Polri yang disiagakan di tiga gate utama,” tegasnya. (Dr)












